Info Lowongan Kerja Lampung PT SUKANDA DJAYA

Info Lowongan Kerja Lampung PT SUKANDA DJAYA

bursalampung.com - PT SUKANDA DJAYA perusahaan distribusi berbagai jenis makanan dan minuman dengan kategori beku, dingin dan kering, baik dari produk perusahaan induknya PT Diamond Cold Storage dan produk impor, membutuhkan profesional yang handal untuk mengisi jabatan :
Sukanda Djaya

1. SALES

Persyaratan
  • Usia mak. 35 th
  • Pendidikan min. SMA/SMK
  • Pengalaman min. 1 th sebagai sales/ marketing/ spg/spb/ promotor
  • Memiliki SIM C
  • Terbiasa bekerja dengan target & deadline

2. KOLEKTOR

Persyaratan
  • Pria usia mak. 35 th
  • Pendidikan min. SMA/SMK
  • Pengalaman min. 1 th sebagai kolektor/ fresh graduate
  • Memiliki SIM C
  • Terbiasa bekerja dengan target & deadline

3. TEKNISI/MEKANIK

Persyaratan
  • Pria usia mak. 35 th
  • Pendidikan min. SMK Jurusan Teknik Mesin/ Teknik Kendaraan Ringan / Teknik Otomotif
  • Pengalaman min. 1 th sebagai teknisi/ mekanik min. 1 th Terbiasa bekerja dengan target & deadline

Alamat: Jl. Jend H Alamsyah Ratu Perwira Negara Rt 006/ Rw 004 Dusun II, Desa Bumisari Kec Natar Lampung Selatan-Lampung
No Telepon: 07218060005
E-mail: lpghrd@diamond.co.id
Lowongan kerja berlaku sampai 25 Mei 2023

Pengertian dan Pentingnya Mengelola Persediaan Barang (Inventory) dalam Bisnis


Pengertian Inventory

Inventory atau persediaan barang merupakan salah satu aset yang dimiliki oleh perusahaan. Inventory mencakup barang yang siap dijual, barang dalam proses produksi, dan bahan baku yang akan digunakan dalam proses produksi. Inventory adalah salah satu aset yang paling penting dalam bisnis karena dapat mempengaruhi arus kas dan keuntungan perusahaan.

Pentingnya Mengelola Persediaan Barang (Inventory) dalam Bisnis

Mengelola persediaan barang yang baik dan efektif dapat membantu bisnis untuk mencapai tujuan keuangan dan operasional yang diinginkan. Berikut adalah beberapa alasan mengapa mengelola persediaan barang sangat penting dalam bisnis:

  • Menjaga kelancaran operasional bisnis: Dengan memiliki persediaan barang yang cukup, bisnis dapat memastikan bahwa produk selalu tersedia untuk dijual dan dapat memenuhi permintaan pelanggan dengan tepat waktu.
  • Menghindari biaya penyimpanan yang berlebihan: Terlalu banyak persediaan barang dapat memakan biaya penyimpanan yang tinggi, seperti biaya sewa gudang, biaya listrik, biaya asuransi, dan lain sebagainya.
  • Menghindari kerugian akibat kekurangan persediaan barang: Kekurangan persediaan barang dapat menghambat produksi dan penjualan, serta dapat merugikan bisnis akibat kehilangan pelanggan.
  • Mengoptimalkan penggunaan modal: Dengan mengelola persediaan barang dengan baik, bisnis dapat meminimalkan penggunaan modal dan menghindari terjadinya kerugian akibat persediaan barang yang tidak terjual.

Tips Mengelola Persediaan Barang (Inventory) dalam Bisnis

Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu bisnis untuk mengelola persediaan barang dengan baik dan efektif:

  • Perencanaan persediaan barang: Bisnis harus memiliki rencana persediaan barang yang matang dan berdasarkan data permintaan pelanggan, tren pasar, dan performa penjualan produk.
  • Pemantauan persediaan barang: Bisnis harus melakukan pemantauan persediaan barang secara berkala untuk memastikan bahwa persediaan barang tidak terlalu banyak atau terlalu sedikit.
  • Menerapkan sistem manajemen persediaan: Bisnis dapat menggunakan sistem manajemen persediaan untuk mengoptimalkan penggunaan persediaan barang dan meminimalkan biaya penyimpanan.
  • Mengoptimalkan siklus pemesanan: Bisnis dapat mengoptimalkan siklus pemesanan untuk menghindari kekurangan persediaan barang atau terlalu banyak persediaan barang.
  • Mengurangi risiko kerusakan atau kerugian: Bisnis harus memperhatikan kondisi dan kualitas persediaan barang untuk mengurangi risiko kerusakan atau kerugian.

Kesimpulan

Mengelola persediaan barang (inventory) merupakan hal yang sangat penting dalam bisnis. Dengan mengelola persediaan barang dengan baik dan efektif, bisnis dapat memastikan kelancaran operasional bisnis, menghindari biaya penyimpanan yang berlebihan, menghindari kerugian akibat kekurangan persediaan barang, dan mengoptimalkan penggunaan modal. Untuk mengelola persediaan barang dengan baik, bisnis harus memiliki rencana persediaan barang yang matang, melakukan pemantauan persediaan barang secara berkala, menerapkan sistem manajemen persediaan, mengoptimalkan siklus pemesanan, dan memperhatikan kondisi dan kualitas persediaan barang.

Namun, mengelola persediaan barang juga memiliki beberapa tantangan, seperti perubahan tren pasar, fluktuasi permintaan pelanggan, dan risiko kerusakan atau kehilangan persediaan barang. Oleh karena itu, bisnis harus dapat mengatasi tantangan tersebut dengan cara memiliki kebijakan dan strategi yang matang, serta mengikuti perkembangan teknologi yang dapat membantu dalam manajemen persediaan barang.

Dalam kesimpulannya, mengelola persediaan barang (inventory) memang merupakan hal yang sangat penting dalam bisnis. Bisnis harus dapat mengelola persediaan barang dengan baik dan efektif untuk mencapai tujuan keuangan dan operasional yang diinginkan. Dengan memiliki persediaan barang yang cukup, bisnis dapat memastikan kelancaran operasional, mengoptimalkan penggunaan modal, dan memenuhi permintaan pelanggan dengan tepat waktu. Oleh karena itu, bisnis harus memiliki rencana persediaan barang yang matang, melakukan pemantauan persediaan barang secara berkala, menerapkan sistem manajemen persediaan, mengoptimalkan siklus pemesanan, serta memperhatikan kondisi dan kualitas persediaan barang.
SUKANDA DJAYA
Baca Juga